5 Langkah Mudah Mengamankan Data Pribadi Akun Facebook Anda

Situs jejarisng sosial Facebook saat ini tengah mendapat sorotan luas masyarakat dunia karena skandal kebocoran data users dalam jumlah yang cukup besar. Diduga data-data para pengguna ini kemudian dipakai untuk sebuah kepentingan tertentu. Dari itu banyak para pengguna Facebook pun mulai khawatir terhadap data-data pribadi mereka yang bisa jadi diperjualbelikan dan dipakai tanpa sepengetahuan para user Facebook untuk kepentingan tertentu. 
Langkah Mudah Mengamankan Data Pribadi Akun Facebook Anda

Lantas beberapa waktu yang lalu muncul tagar #DeleteFacebook di dunia maya, hal yang menjadi bukti kuat akan kekhawatiran banyak pengguna Facebook terkait dengan isu penyalahgunaan data pribadi para pengguna, di era keterbukaan informasi dewasa ini memang keamanan data pribadi di dunia maya sangat diperlukan mengingat berbagai kepentingan termasuk kepentingan politik bisa saja mengincar data-data pribadi para pengguna situs tertentu. 

Lantas bagaimana cara mengamankan akun atau data pribadi kita khususnya di situs jejaring sosial seperti Facebook? berikut ulasannya. 

Unduh Seluruh Data pada Akun Facebook Anda 

Facebook sejatinya memiliki fitur bagi pengguna supaya mereka bisa mengunduh serta mem-backup seluruh data yang berada pada akun masing-masing users. Caranya sangat mudah, di bagian pojok kanan bagian atas tekan tombol dengan logo panah ke bawah guna memunculkan menu. Lantas pilih menu : Setting. Setelah itu pada halaman : General Account Setting, Anda bakal menemukan tombol : Download A Copy. 

Tombol tersebut berfungsi guna mengunduh seluruh aktivitas Anda di FB, termasuk terkait dengan informasi-informasi apa yang pernah Anda posting, juga pesan terkirim, sampai iklan apa yang pernah Anda klik. 

Ubah Setelan Privasi Anda 

Masih di halaman setting, Anda bakal menemukan tombol : privacy, di sini Anda bisa mengatur siapa yang bisa melihat profil Anda dan Anda juga dapat mengatur siapa yang bisa memberi Anda permintaan untuk berteman, juga melihat daftar friends Anda, sampai melihat foto-foto milik pribadi Anda. 

Anda dapat mematikan kesemua pengaturan dgn menekan tombol : edit di sisi kanan dan juga mengatur sesuai dgn keinginan dan kemauan Anda. 

Merubah Setelan Linimasa dan Juga "Tagging" 

Di menu "setting" ataupun setelan, Facebook pula melengkapi pengaturan supaya Anda bisa memilih siapa orang yang dapat melihat aktifitas Anda. 

Ada beberapa macam pilihan di sini, yaitu setelan buat linimasa dan juga setelan untuk "tagging", di setelan untuk linimasa. Anda dapat mengatur siapa yang dapat melihat postingan yang Anda bagikan. Anda juga dapat memilih apakah hanya kamu sendiri atau juga teman-teman terdekat kamu. Sementara itu pada menu : tagging kamu juga dapat mengubah sesuai dengan keinginan terkait dengan siapa teman yg dapat menandai (men-tag) Anda di postingannya. 

Cek Aplikasi Pihak Ketiga yang Aktif 

Kejadian berupa bocornya 50 juta data di Facebook disebabkan oleh aplikasi dari pihak ketiga. Dari itu, kamu harus benar-benar sangat teliti memeriksa aplikasi yang mendapat akses di data pribadi kamu. Caranya amat mudah, di halaman setting pada bagian bawah kamu akan menemukan tombol : apps/aplikasi. Dengan mengklik pada tombol ini kamu dapat melihat macam atau jenis aplikasi apa yang memiliki akses di data pribadi kamu. Periksa dengan teliti aplikasi itu dan matikanlah aplikasi yg kira-kira mencurigakan dan menurut kamu membahayakan. 

Hapus Facebook Anda 

Ini ialah opsi terakhir saat Anda sudah tak ingin lagi memakai media sosial Facebook ini. Untuk Anda yg ingin menghapus akun pribadi kamu secara permanen, kamu cukup masuk menuju ke menu "setting" lantas pilih : download a copy of your Facebook data, persis atau sama dengan pada opsi pertama. lantas klik saja : delete my account.
Read more

Punya Skill Meretas Situs Pantaskah Dibanggakan?

Dendi Eko (bukan nama asli) sangat gembira bisa meretas website milik Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Akan tetapi berdasarkan pendapat pakar keamanan internet dari Vaksin dot com Alfons Tanujaya hal itu bukan suatu hal layaknya prestasi yang patut untuk dibanggakan oleh seseorang.

"Sebenarnya lumayan memalukan juga apabila si peretas merasa senang dan gembira bisa meretas suatu situs. Jelas sekali itu tindakan yang melanggar aturan & patas mendapat hukuman," kata Alfon sebagaimana dilansir oleh situs berita Detik.

Mental seperti itu ada baiknya untuk segera diubah. Pemerintah seharusya mengomunikasikan hal tersebut kepada masyarakat untuk tak gembira dan senang tatkala melakukan sesuatu yang melanggar hukum.

"Sebenarnya tindakan meretas suatu situs jelas-jelas melanggar peraturan, alasannya mengubah isi komputer orang atau pihak lain tanpa izin," ungkap Alfons.

Akan tetapi apakah para hacker yang masih muda tak difasilitasi biar tak salah jalan? Kata Alfons baiknya memang dilihat latar belakang dari aksinya terlebih dahulu.

Bilamana mereka melakukan aksi peretasan ada bertujuan guna menjadikan kekacauan & latar belakang politik, sebaiknya jangan sampai difasilitasi. Justru harus diberikan pelajaran yang menjerakan dan berat supaya tak jadi referensi jelek untuk yang lain.

Sebaliknya bila memang benar sang hacker baik dan murni tak mempunyai tujuan yang negatif dapat dipikirkan guna diarahkan dengan lebih baik. Toh Indonesia sangat membutuhkan tenaga di bidang IT yang sangat banyak.

"Jika hanya meretas situs sih bukanlah sesuatu yang terlalu susah dan sulit serta membutuhkan skill yang tinggi, yang perlu ditumbukan adalah perilaku kesatria yakni tidak gembira melakukan yang salah," ulas Alfons.

"Bila memang jago, silahkan saja retas situs yang sulit untuk diretas dan informasikan kepada pemilik situs jika situsanya bisa diretas dan beberkan kelemahannya. Itu baru namanya hacker yang menunjukkan guna dan manfaat," unkpanya.

Read more